Batu sinterDisukai dalam dekorasi rumah dan desain arsitektur karena daya tahan dan penampilannya yang elegan. Batu ini adalah bahan permukaan sintetis yang seluruhnya terdiri dari mineral dan terbentuk melalui panas.
Proses pembuatan batu sinter terutama melibatkan penghancuran bahan baku seperti mineral menjadi bubuk halus dan kemudian disintering pada suhu yang sangat tinggi (lebih dari 1000 ° C atau 1832 ° F) untuk membentuk keseluruhan yang koheren. Bahan ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan dan masalah kuarsa, memberikan alternatif bebas silikon yang kuat yang menghilangkan kebutuhan akan perekat kimia.
Sifat-sifat utama batu sinter termasuk bahan meja yang terbuat dari mineral, alami, tanpa pengikat, sintetis, tidak ada titik lemah, hampir bebas porositas, bahan monolitik (tidak berlapis), ultra-kompak dan padat, ketebalan hingga 30 mm (lebih dari 1 inci), ukuran pelat besar hingga 10-1 / 2 kaki kali 4-1 / 2 kaki, dan tersedia di semua hasil akhir, dari matte hingga gloss tinggi.
Batu sinter sangat tahan lama. Panci panas dapat ditempatkan di atas batu yang disinter tanpa melelehkan atau membakar permukaannya. Bahan ini dapat dipotong, tergores, diwarnai, dan dicetak dengan hampir tidak ada benturan. Selain itu, sinar ultraviolet matahari tidak akan mengubah warna batu yang disinter.
Di rumah, batu sinter digunakan untuk membuat meja dapur dan kamar mandi. Batu sinter dapat dipasang di hampir semua permukaan yang membutuhkan bahan format besar yang tahan lama: lantai, penutup dinding, dan fasad dan fasad.
Batu sinter menempati posisi penting di bidang dekorasi arsitektur karena karakteristiknya yang unik dan prospek aplikasinya yang luas. Seiring dengan kemajuan teknologi, batu sinter akan memainkan peran yang lebih besar dalam desain arsitektur masa depan.
Proses pembuatan batu sinter terutama melibatkan penghancuran bahan baku seperti mineral menjadi bubuk halus dan kemudian disintering pada suhu yang sangat tinggi (lebih dari 1000 ° C atau 1832 ° F) untuk membentuk keseluruhan yang koheren. Bahan ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan dan masalah kuarsa, memberikan alternatif bebas silikon yang kuat yang menghilangkan kebutuhan akan perekat kimia.
Sifat-sifat utama batu sinter termasuk bahan meja yang terbuat dari mineral, alami, tanpa pengikat, sintetis, tidak ada titik lemah, hampir bebas porositas, bahan monolitik (tidak berlapis), ultra-kompak dan padat, ketebalan hingga 30 mm (lebih dari 1 inci), ukuran pelat besar hingga 10-1 / 2 kaki kali 4-1 / 2 kaki, dan tersedia di semua hasil akhir, dari matte hingga gloss tinggi.
Batu sinter sangat tahan lama. Panci panas dapat ditempatkan di atas batu yang disinter tanpa melelehkan atau membakar permukaannya. Bahan ini dapat dipotong, tergores, diwarnai, dan dicetak dengan hampir tidak ada benturan. Selain itu, sinar ultraviolet matahari tidak akan mengubah warna batu yang disinter.
Di rumah, batu sinter digunakan untuk membuat meja dapur dan kamar mandi. Batu sinter dapat dipasang di hampir semua permukaan yang membutuhkan bahan format besar yang tahan lama: lantai, penutup dinding, dan fasad dan fasad.
Batu sinter menempati posisi penting di bidang dekorasi arsitektur karena karakteristiknya yang unik dan prospek aplikasinya yang luas. Seiring dengan kemajuan teknologi, batu sinter akan memainkan peran yang lebih besar dalam desain arsitektur masa depan.